Langsung ke konten utama

Ngopi itu Mesum


Orang seneng ngopi itu sudah biasa terjadi dan tidak bikin heran. Orang penikmat kopi itu sedikit agak membuat orang lain menjadi salut. Tapi, orang dengan karakteristik pecinta mengatakan kopi itu pasti Mesum, hal ini barulah membuat sebagian publik tercengang.

Kalau orang yang biasa ngopi atau hanya sekedar seneng ngopi, mereka akan menemukan cara sendiri untuk menikmati kopi. Pada kelas-kelas ini mereka lebih memilih kopi hitam yang ditambah gula agar manis bahkan biasa juga teramat manis. Pada kelas ini terlalu biasa sekali cara meminum tradisi ngopi nya.

Pada orang-orang penikmat kopi, ia mulai mengenali beberapa hal tentang dunia kopi. Mulai dari mengenal cara-cara membuat kopi, menikmati kopi dengan mulai menghirup dan menyeruput, hingga mulai membicarakan tentang perbedaan rasa kopi yang dinikmati.

Beda kelas beda pula keadaannya. Pada kelas pecinta, maka anda akan melihat beberapa hal yang fantastik. Bak orang yang telah mesum yang telah meluculi semua pakaian pasangannya, hingga dia tahu seisi dan bentuk dari tubuh si pasangannya. Betapa dia tidak mesum, coba lihat kaum-kaum pecinta kopi saat mendiskusikan kopi yang dinikmatinya.

Mereka hanya menghirup dan menyeruput beberapa kali saja dia akan tahu karakter kopinya, pola seduhannya, ketinggian tanamnya, proses pasca panen nya, pola tanamnya, dan anehnya lagi mereka akan sedikit lucu dalam menikmati kopinya. Coba lihat saja para penikmat kopi saat akan menyeruput kopi, pasti mereka akan pasang bibir "Mesum" saat hendak menyeruput dan nyeruputnyapun kenceng banget, sampai-sampai ada pula yang tersedak.


Pernah suatu ketika, saat lagi nongkrong di salah satu coffeeshop, di meja samping kiri saya ada sepasang kekasih yang tengah pacaran. Lalu di samping kanan saya ada dua orang pecinta kopi. Uh,,, kebayang kan ngopinya bakal kayak apa.

"Sruuuutttt,,,srutttt,,,sruuuttt"

Nah yang kirii nih, si cowoknya mulai resah dan ilfill. Bayangin saja yah, tiap cowoknya mau ngapain saja ke ceweknya, para pecinta kopi meja kanan langsung nyeruput kopinya.

"De, kamu tuh cantik deh"

lalu di meja kanan, "srrrooottt,,,"

Pengang tangan si cewek, sroot lagi. Ngomong apa dikit, sroot lagi. Sebenarnya saya ingin sekali ketawa tapi saya tahan - tahan terus. Namun anehnya, para pecinta ini menyeruput tidak sengaja tepat pada saat meja kiri melakukan sesuatu dan diluar dari unsur kesengajaan.

Ini fenomena tentang Mesum dengan Kopi. Hal ini terjadi karena kegilaan seseorang yang teramat mencintai kopi hingga ia mengenal semua hal dalam sebuah kopi. Semua ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia kopi serta wujud kenikmatan tersendiri dari proses menikmati secangkir kopi yang tersaji. Bukan hanya beli kopi, tersaji seruput langsung pergi.

Nikmati aromanya, seruput lembut dipelipir cangkirnya, rasakan sejuta imajinasi yang tersaji, dan diskusikan lah kopimu.

Jangan pernah heran jika anda menjumpai kedai kopi yang memiliki sebuah tulisan yang sedikit nyentrik dan menggelitik.

"90% Mesum, 10% Ngopi"




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketakutan Siswi Berujung Pindah Sekolah

Seringkali kita melihat berbagai tontonan dunia pendidikan. Beberapa saat ini kita seolah melihat banyaknya kenakalan remaja yang kian meningkat. Namun kali ini saya justru tergerak untuk menulis sebuah konten tentang dunia pendidikan yang bukan karena kenakalan remaja. Melainkan frustasi seorang pelajar yang menjadi korban intimidasi seorang guru, lantaran ia telah membongkar praktek KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) yang dilakukan oleh seorang oknum Guru. Seringkali para pelajar mengalami hal yang kurang baik di sekolahnya. Mulai dari tindakan perploncoan, bullying , cacian yang menyangkut isu SARA, serta pelecehan seksual yang semuanya pasti berujung pada sebuah perlakuan yang merupakan tindakan intimidasi terhadap korban. Hal semacam ini juga harus turut diungkap dan tentu diluruskan. Kenapa? ada banyak psikologi korban yang sangat terganggu akan adanya hal tersebut. Beberapa bulan yang lalu, masuklah sebuah aduan dari orang tua yang merasa aneh dengan adanya anak yang mogo...

Kami Tak Bisa Dibeli

Dunia ini seakan hanya milik orang-orang yang bisa berkuasa. Berkuasa karena pangkat, jabatan, dan kekayaan. Bumi seolah bisa diputar seenaknya, dimainkan sekenanya. Semua seolah harus tunduk kepada nya. Dunia seisinya seolah-olah semua bisa dibeli dengan omongannya. Namun yakinlah, bahwa didunia ini masih ada satu hal yang tak mungkin bisa dibeli. Satu hal itu adalah kebahagiaan. Siapapun memang bisa menikmati kekayaannya, namun ia belum tentu bisa menikmati kebahagiaannya. Dalam otaknya hanya akan ada uang, uang, dan uang. Menurutnya kebahagian bisa terbayarkan dengan uang. Namun persepsi tersebut adalah salah. Sekarang kita lihat bersama, bayangkan jika anda menjadi orang yang teramat kaya hingga anda bingung cara membuang uang anda. Namun disisi lain anda memiliki masalah yang serius. Istri anda terserang stroke, anak laki-laki anda meresahkan masyarakat. Dimana-mana membuat ulah, menimbulkan kerusuhan. Anak perempuan anda memiliki kehidupan yang glamor, hingga akhirnya menja...

Dari Balik Jeruji Besi

Menelusuri lorong-lorong penuh ketegangan yang menyelimuti. Penuh dengan tatapan tajam dan penuh harap. Wajah garang senantiasa mewarnai setiap sudut. Tegap, kekar, dan seolah diri ini mangsa yang siap untuk diterkam. Inilah hidup dari balik jeruji besi. Kehidupan nyata bagi  seorang narapidana. Menurut kita jeruji besi seolah adalah sebuah tempat untuk menebus setiap kesalahan yang telah diperbuatnya. Namun tatkala orang yang mendekam didalamnya adalah orang yang harus menanggung kesalahan yang telah diperbuat orang lain, apakah ini masih dapat dikatakan jeruji besi. Mungkin apa yang kita presepsikan selama ini tentang penjara tidaklah 100% benar. Melainkan sebenarnya ada sisi lain dari apa yang disebut dengan penjara. Beberapa hari saya bertugas di tempat ini, berjalan di lorong ini, sungguh terasa inilah saatnya saya banyak belajar, sekolah, atau merenungi tentang hidup dari balik tempat ini. Ketakutanku saat awal mendengar kata Lapas, seolah begitu menguji adrenal...