Langsung ke konten utama

Pagi Sekolah,Malam Jualan


Saat tengah membaca artikel di bawah ini, ku teringat kejadian saat bulan ramadhan. karena kejadian dan inisialnya juga sama, sebut saja 'Y'. Pagi Sekolah,malam jualan. Dia satu - satunya kunci yang saya kenal dari peredaran prostitusi yang melibatkan para kalangan pelajar di kotaku. Dan mereka bahkan masih berusia jauh dibawah 17 thun, dan maaf, ada yang seusia kisaran baru 12 tahun.

Dialah yang tau tentang bagaimana sistem pengelolaan yang ada di lingkaran setan ini, dan ia juga telah mengajak banyak anak lain masuk dalam perangkap ini. Saya awalnya tak menira sama sekali akan hal ini. Anak yang cenderung pendiam dan bahkan ku tak begitu mengenal namanya. Bagiku dia asing, jarang terlihat. Dapat dilkatakan pula anak yang pasif. 

Namun anggapan itu salah. Saat setiap saat saya dipanggil oleh teman - teman LSM untuk membantu konseling bagi para pelajar yang menjadi binaan mereka. Disana ku sangat tidak menyangka. Dikali ke 3 ku datang, ku seakan seperti orang yang tak ada gunanya lagi. Karena saat ku datang, ku melihat penampakan yang sangat luar biasa, karena 5 dari 8 anak binaan adalah anak - anak yang saya kenal dan saya tahu karna saya pernah mendidiknya dalam orgnisasi dan ekskul di sekolah mereka . 

Sungguh ku tak menyangka akan hal itu. Dan lebih prahnya lagi, saat saya tanya siapa yang membawanya masuk dalam perangkap tersebut, 4 anak dari mereka memberikan jawaban yang kesemuanya mengerucut pada satu nama, yaitu Y. Dan semua adalah pelajar dibawah ( bahasa mereka Asuhan) dari management Y.

Saat saya ingin coba mencoba menemui Y untuk sedikit berdialog dan mencari tahu korban yang lain serta sedikit ingin menyadarkannya, namun malahan dia kabur. Saat ia kabur dengan temannya,ia terus ku kejar dan akhirnya ku tertinggal jauh dan hilang arah. Saat sore hari ku di telfon oleh pak denya jika ia kecelakaan.di tikungan Pasar wage, Karangkandri ia kecelakaan hingga tulang tengkoraknya terbelah. Dan sayangnya ku belum sempat mendapatkan informasi dan belum sempat pula mencoba menyadarkannya, namun Tuhan telah berkehendak lain.

Jika biasanya ia mendapat SMS panggilan, kini ia benar - benar mendapat panggilan yang serius, Panggilan Ilahi.

Tuhan, ampuniah dosanya, ringankanlah siksanya.
#RIp_Y 
Ini artikelnya, bersumber dari Merdeka.com :

Komentar

Posting Komentar

Komentar :

Postingan populer dari blog ini

Ketakutan Siswi Berujung Pindah Sekolah

Seringkali kita melihat berbagai tontonan dunia pendidikan. Beberapa saat ini kita seolah melihat banyaknya kenakalan remaja yang kian meningkat. Namun kali ini saya justru tergerak untuk menulis sebuah konten tentang dunia pendidikan yang bukan karena kenakalan remaja. Melainkan frustasi seorang pelajar yang menjadi korban intimidasi seorang guru, lantaran ia telah membongkar praktek KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) yang dilakukan oleh seorang oknum Guru. Seringkali para pelajar mengalami hal yang kurang baik di sekolahnya. Mulai dari tindakan perploncoan, bullying , cacian yang menyangkut isu SARA, serta pelecehan seksual yang semuanya pasti berujung pada sebuah perlakuan yang merupakan tindakan intimidasi terhadap korban. Hal semacam ini juga harus turut diungkap dan tentu diluruskan. Kenapa? ada banyak psikologi korban yang sangat terganggu akan adanya hal tersebut. Beberapa bulan yang lalu, masuklah sebuah aduan dari orang tua yang merasa aneh dengan adanya anak yang mogo...

Just Post

Mimpi adalah sebuah hal kecil namun penuh makna. Sebuah hal yang mampu menjadi gambaran tentang arah langkah masadepan manusia. Memang tak semua mimpi dapat terwujud tepat pada sebuah titik harapan yang pasti. Namun setidaknya dengan mimpi, manusia dapat memiliki arah penentu akan langkah masadepannya nanti. Jika manusia punya mimpi, maka gantungkanlah mimpi dan asanya pada sebuah tempat atau singgasana yang tinggi. Singgasananya para bintang gemilang yang mampu memancarkan sinarnya tuk menerangi kegelapan sang malam.

Kami Tak Bisa Dibeli

Dunia ini seakan hanya milik orang-orang yang bisa berkuasa. Berkuasa karena pangkat, jabatan, dan kekayaan. Bumi seolah bisa diputar seenaknya, dimainkan sekenanya. Semua seolah harus tunduk kepada nya. Dunia seisinya seolah-olah semua bisa dibeli dengan omongannya. Namun yakinlah, bahwa didunia ini masih ada satu hal yang tak mungkin bisa dibeli. Satu hal itu adalah kebahagiaan. Siapapun memang bisa menikmati kekayaannya, namun ia belum tentu bisa menikmati kebahagiaannya. Dalam otaknya hanya akan ada uang, uang, dan uang. Menurutnya kebahagian bisa terbayarkan dengan uang. Namun persepsi tersebut adalah salah. Sekarang kita lihat bersama, bayangkan jika anda menjadi orang yang teramat kaya hingga anda bingung cara membuang uang anda. Namun disisi lain anda memiliki masalah yang serius. Istri anda terserang stroke, anak laki-laki anda meresahkan masyarakat. Dimana-mana membuat ulah, menimbulkan kerusuhan. Anak perempuan anda memiliki kehidupan yang glamor, hingga akhirnya menja...